Pentingnya Bahasa Untuk Membentuk Komunitas Asia Raya

Pentingnya Bahasa Untuk Membentuk Komunitas Asia Raya

Asia adalah salah satu bagian terbesar dalam komunitas dunia. Terdiri lebih dari 40 negara dengan berbagai suku bangsa, agama, bahasa dan budaya yang berbeda. Pembentukan Asia menjadi sebuah komunitas yang besar di masa mendatang bukanlah hal yang tidak mungkin. Ditengah banyaknya perbedaan yang dimiliki juga memiliki banyak kesamaan dan saling ketergantungan satu sama lain.

Bahasa merupakan sebuah penghubung yang memudahkan seseorang untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan yang lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa adanya bahasa, entah apa jadinya dunia ini. Mungkin tidak akan pernah ada interaksi, komunikasi, sapaan dalam kegiatan sehari-hari bahkan tidak akan pernah ada yang namanya sebuah komunitas terbentuk.

Sekitar 7000 bahasa yang ada di dunia, kurang lebih 30% terletak di Asia. Lazimnya jika memiliki bahasa yang banyak maka kebudayaan yang dimiliki banyak pula. Asia adalah salah satu komunitas didunia yang memiliki keberagam budaya dan bahasa. yakni 33,6 %, kemudian afrika 30,5 %, Pacific 18,1 %, Americas 14,4 % dan Europe 3,4 %. Untuk itu dewasa ini penggunaan bahasa sangatlah penting untuk dipelajari, disamping bahasa Indonesia yang harus dipelajari sebagai bahasa nasional, bahasa Asing seperti bahasa Inggris pun yang merupakan bahasa Internasional harus benar-benar dipelajari. karena dengan mempelajari bahasa Internasional merupakan kunci kita untuk dapat berbaur dan bergabung dengan masyarakat diseluruh dunia. Di Asia sendiri bahasa Inggris sudah mulai diterapkan sebagai bahasa yang wajib dipelajari sebagai salah satu contohnya yaitu Indonesia, yang memasukan bahasa Inggris kedalam mata pelajaran wajib disekolah sesuai dengan pasal 33 undang-undang. Namun terkait dengan hal itu, ada beberapa negara di Asia yang masih dikatan sulit untuk mempelajari bahasa Inggris dan cenderung untuk lebih menggunakan bahasa Ibunya. Seperti negara China, Korea, dan Jepang. Menurut salah satu artikel di internet mengatakan hasil survei Institut Departemen Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, dan Teknologi Nasional Jepang mengenai kepentingan bahasa Inggris bagi siswa pada bulan November tahun lalu yaitu “85% siswa merasa pembelajaran bahasa Inggris sangat penting, namun 43% dari mereka juga menyatakan tidak menginginkan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris di masa depan”. Hal itu mungkin dikarenakan karena mereka memiliki bahasa ibu yang lebih rumit dibandingkan dengan bahasa ibu di Indonesia.

Akan tetapi mengenai penguasaan bahasa Inggris di Indonesia menurut presentasi riset 2008 mahasiswa bahkan guru di Indonesia hanya terdapat kurang dari 5 % yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris diatas Intermediate, selebihnya masih pada level elementary atau basic. Hal ini tentu kurang memuaskan karena bahasa Inggris pada saat ini merupakan bahasa universal yang menjadi modal dasar komunikasi juga menjadi hal yang sangat penting untuk dapat dikuasai.

Menurut perkiraan World Almanac pada tahun 2005 :

1. Bahasa Mandarin 874 juta

2. Bahasa Inggris 514 juta

3. Bahasa Hindustan 496 juta

4. Bahasa Spanyol 425 juta

5. Bahasa Rusia 275 juta

6. Bahasa Arab 256 juta

7. Bahasa Bengali 215 juta

8. Bahasa Portugis 194 juta

9. Bahasa Melayu/Indonesia 176 juta

10. Bahasa Perancis 129 juta

Melihat data diatas seharusnya kita bangga sebagai warga Asia karena 7 dari 10 bahasa penutur yang digunakan di dunia adalah bahasa Asia termasuk salah satunya adalah bahasa Indonesia. Mungkin hal itu juga yang membuat warga negara korea, jepang dan china bangga dengan bahasa ibunya. Tapi bagaimana jika 20 tahun kedepan? Tidak menutup kemungkinan bahasa Indonesia yang akan menjadi bahasa Internasional.

Dengan adanya bahasa, disamping memudahkan kita untuk berkomunikasi, juga dapat meningkatkan perekonomian suatu negara. Karena tidak menutup kemungkinan dengan adanya bahasa yang baik akan mempermudah transaksi dalam bidang perdagangan yang berujung pada peningkatan perekonomian sehingga menambah devisa bagi suatu negara. Salah satu visi One Asia Club “that community can be formed in asia in the near future” bahwa komunitas Asia Raya dapat dibentuk di asia dalam waktu dekat, tentu akan dapat dilaksanakan dengan segera. Jika bahasa yang menjadi penghubung komunikasi antar masyarakatpun dapat terealisasikan dengan baik, karena sejatinya bahasa merupakan bagian terpenting yang tak bisa begitu saja dianggap tidak penting. ***

Merry Fitriani R
Universitas Pendidikan Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sensasi Makanan Jepang di Momiji Resto Braga, Benar-benar Jepang

Jajanan Pasar di Simpang Dago